apa itu dfd
unsplash.com

Apa Itu DFD: Pengertian, Fungsi, dan Manfaat Data Flow Diagram

Data Flow Diagram (DFD) merupakan salah satu teknik dalam analisis sistem yang digunakan untuk menggambarkan aliran data atau informasi dari suatu sistem atau proses.

DFD biasanya digunakan dalam tahap awal pengembangan sistem untuk memahami alur kerja sistem dan mengidentifikasi masalah atau kelemahan yang terdapat dalam sistem tersebut. Dalam artikel ini, kita akan membahas tentang pengertian, fungsi, dan manfaat dari DFD.

Apa Itu DFD

DFD merupakan diagram yang digunakan untuk menggambarkan alur data atau informasi dari suatu sistem atau proses.

Dalam DFD, data atau informasi dianggap sebagai entitas yang bergerak dari satu proses ke proses lainnya. DFD terdiri dari beberapa komponen utama, yaitu:

  • Entitas (Entity)
  • Proses (Process)
  • Aliran Data (Data Flow)
  • Penyimpanan Data (Data Store)

Dalam DFD, entitas adalah sumber atau tujuan dari data atau informasi yang bergerak dalam sistem. Proses adalah aktivitas yang dilakukan pada data atau informasi dalam sistem.

Aliran data adalah jalur yang digunakan untuk memindahkan data atau informasi dari satu proses ke proses lainnya. Penyimpanan data adalah tempat penyimpanan sementara atau permanen untuk data atau informasi dalam sistem.

Artikel Menarik:  Apa Itu Header? Pahami Pengertian, Jenis dan Fungsinya

Fungsi DFD

DFD memiliki beberapa fungsi utama, yaitu:

  • Memahami alur kerja sistem
  • Mengidentifikasi masalah atau kelemahan dalam sistem
  • Mendesain sistem yang lebih efisien
  • Mendokumentasikan sistem

Dalam tahap awal pengembangan sistem, DFD digunakan untuk memahami alur kerja sistem dan mengidentifikasi masalah atau kelemahan yang terdapat dalam sistem tersebut.

Setelah masalah atau kelemahan telah diidentifikasi, DFD dapat digunakan untuk mendesain sistem yang lebih efisien.

Selain itu, DFD juga digunakan untuk mendokumentasikan sistem agar dapat dipahami oleh pihak-pihak yang terkait dengan sistem tersebut.

Manfaat DFD

DFD memiliki beberapa manfaat, yaitu:

  • Meningkatkan efisiensi sistem
  • Mengurangi biaya pengembangan sistem
  • Mempercepat pengembangan sistem
  • Meningkatkan kualitas sistem

Dengan menggunakan DFD, sistem dapat dirancang dengan lebih efisien sehingga dapat meningkatkan efisiensi sistem secara keseluruhan.

Selain itu, penggunaan DFD juga dapat mengurangi biaya pengembangan sistem dan mempercepat pengembangan sistem karena DFD dapat membantu dalam mengidentifikasi masalah atau kelemahan yang terdapat dalam sistem dan merancang sistem yang lebih efisien.

Selain itu, DFD juga dapat meningkatkan kualitas sistem karena dapat membantu dalam mendokumentasikan sistem secara lebih terstruktur dan jelas.

Artikel Menarik:  Pengertian Microsoft Word: Aplikasi Pengolah Kata yang Populer

Jenis-jenis DFD

DFD terbagi menjadi beberapa jenis, yaitu:

  • DFD level 0
  • DFD level 1
  • DFD level 2
  • DFD level n

DFD level 0 merupakan DFD yang paling sederhana yang hanya menggambarkan alur data atau informasi dari entitas eksternal ke proses dan dari proses ke entitas eksternal.

DFD level 1 merupakan DFD yang lebih rinci dari DFD level 0 yang memperlihatkan proses-proses yang terdapat dalam sistem. DFD level 2 dan seterusnya merupakan DFD yang semakin rinci dari DFD level sebelumnya.

Permasalahan yang Sering Terjadi pada DFD

Terdapat beberapa permasalahan yang sering terjadi pada DFD, yaitu:

  • Tidak konsisten
  • Tidak lengkap
  • Tidak akurat
  • Tidak mudah dipahami

Permasalahan pertama yang sering terjadi pada DFD adalah tidak konsisten. Hal ini terjadi ketika simbol atau notasi yang digunakan pada DFD tidak konsisten dalam seluruh diagram.

Permasalahan kedua adalah tidak lengkap. Hal ini terjadi ketika suatu proses atau aliran data tidak dimasukkan dalam DFD. Permasalahan ketiga adalah tidak akurat.

Hal ini terjadi ketika DFD tidak menggambarkan alur data atau informasi dengan benar. Permasalahan terakhir adalah tidak mudah dipahami.

Artikel Menarik:  Pengertian Microsoft Teams: Kolaborasi yang Lebih Efektif dan Efisien

Hal ini terjadi ketika DFD sulit dipahami oleh orang yang tidak terbiasa dengan notasi atau simbol yang digunakan dalam DFD.

Cara Mengatasi Masalah pada DFD

Untuk mengatasi masalah pada DFD, dapat dilakukan beberapa cara, yaitu:

  • Menggunakan notasi atau simbol yang konsisten dalam seluruh diagram
  • Melakukan validasi pada DFD untuk memastikan tidak ada proses atau aliran data yang terlewatkan
  • Memeriksa kembali DFD untuk memastikan alur data atau informasi yang digambarkan sesuai dengan yang terjadi pada sistem
  • Menambahkan keterangan atau penjelasan pada DFD untuk memudahkan pemahaman orang yang tidak terbiasa dengan notasi atau simbol yang digunakan

Kesimpulan

DFD atau Data Flow Diagram merupakan sebuah diagram yang digunakan untuk menggambarkan alur data atau informasi dalam suatu sistem. DFD dapat meningkatkan kualitas sistem karena dalam mendokumentasikan sistem secara lebih terstruktur dan jelas.

Namun, terdapat beberapa permasalahan yang sering terjadi pada DFD seperti tidak konsisten, tidak lengkap, tidak akurat, dan tidak mudah dipahami.

Untuk mengatasi masalah pada DFD, dapat dilakukan beberapa cara seperti menggunakan notasi atau simbol yang konsisten dalam seluruh diagram, melakukan validasi pada DFD, memeriksa kembali DFD, dan menambahkan keterangan atau penjelasan pada DFD.

Subscribe
Notify of
guest
0 Comments
Inline Feedbacks
View all comments